Puisi “Pamit Paling Akhir”

Pamit Paling Akhir

Cipt : Brian Jevon


Terimakasih pernah mau berjuang

Hari ini adalah saksi

Dimana cinta pergi bukan sementara

Dan percaya sirna selamanya


Mohon maaf telah berani berjanji

Mohoh maaf telah berani mengingkari


Ini adalah pamit yang paling akhir dari sebuah hubungan

Menutup dengan sebuah doa

Semoga kamu bahagia


Kamu adalah pemenang

Mencintai kamu adalah siklus yang berulang

Mencintai untuk kehilangan

Inilah hilangnya kasih sayang

atas dasar takut kehilangan


Selalu begini arus cinta

Padam ketika tak bersama


Malam ini ku kubur cinta ini

Untuk selama-lamanya


Januari, 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi “Pada Akhirnya”

Puisi “Rubah”

Puisi “Suara Logika”