Puisi “Gerimis di sore hari”

Gerimis di sore hari
Cipt : Brian Jevon

Terjepit pada suasana yang melankolis

Aku kamu takut bersatu

Terikat janji yang tak logis

Menghabiskan sisa hati yang manis


Jatuh hati untuk kesekian kalinya

Hingga bosan dalam berpuisi

Karna pada akhirnya akan mati lagi


Tapi kali ini berbeda

Tiga perempat kali tiga

Segitiga bermuda

Menghisap seluruh alam semesta


Apa masa itu sudah pergi?

Atau hanya tingal hari-hari sepi?


Ah sudah! aku tidak peduli

Hari ini aku cinta padanya

Hatinya terbuat dari melati 

Nan indah harum terpampang sinarnya


Senyum itu memberi kebahagiaan sempurna

Kali ini dia yang terbaik


Terkadang masa lalu hanya menakutimu

Membuat jalan menjadi pelan

Dan seperti berlari dengan sebuah jari


Ya kamu yang saat ini

Tapi terkadang aku tidak percaya diri

Apa aku hanya singgah

Atau hanya sekedar pindah


Aku yakin kita dipertemukan 

Karena saling menemukan.


Febuari, 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi “Pada Akhirnya”

Puisi “Rubah”

Puisi “Suara Logika”